さんI I里履歴 this is for Japanese name for i San ri hist i
Dengan Google apapun bisa.. hehehe.. this is my name Japanese
Happy learn..
About me
Minggu, 05 Agustus 2012
Rabu, 27 Juni 2012
Selamat pagiii..
Hari ini hari ke 2 saya nulis di Blog.. cerita tetep berlanjut.. marii simak yah..
Masa SMA (saya memilih SMEA) hhmm.. semua sahabat saya masuk SMEA, hehehe.. ikut2an lebih tepatnya.. kl ditanya kenapa saya memilih SMA sedangkan NEM saya cukup besar dan memungkinkan untuk diterima di SMA *negeri* selalu saja jawabannya : "saya ingin cepet kerja"... lanjuttt..
masih biasa-biasa saja..
Awal masuk SMA saya -alhamdullilah- diterima di SMEA *negeri* jurusan Tata Buku kl sekarang Akuntansi.Saya mulai mengikuti kegiatan belajar dengan sungguh-sungguh.. ternyataa..
saya kesulitan dalam mengikuti pelajaran Akuntansi Keuangan dan alhasil pada semester ke2 tahun pertama (saya dramatisir...) saya diberikan ultimatum untuk pindah jurusan di Pemasaran kl sekarang Manajemen.
Hadooohhh.. bagai tersengat *ubur-ubur* saya rasakan -efek menonton spongebob squarepants,hehehe-
mendengar titah Wali Kelas yang sekaligus Guru Pengantar Akuntansi.
saya beserta ke 9 teman yang terancam turun -dahulu ada semacam klausal kl jurusan Tata Buku lebih elit dibanding Pemasaran- dan dari semuanya pasrah kecuali saya..
Ayah saya berusaha memompa semangat saya yang ingin ikut les, dengan dukungan financialnya masuklah saya di sebuah Tempat Kursus.. 3 bulan saya belajar -alhamdullilah- nilai saya melonjak drastis dan tidak jadi turun (mengistilahkan dengan kata-kata pada saat itu)
Pelajaran yang saya rasakan pada saat ini :
- ternyata up and down dalam kehidupan sering terjadi, nikmatin aja prosesnya.. (dengan nilai NEM tinggi, saya kesulitan memahami akuntansi, walo akhirnya nilai saja meningkat kembali)
- Selalu miliki motivasi diri sehingga kejadian down akan terlewati dengan baik dan on the track..(saya konsis dengan jurusan Akuntansi dari SMA, kuliah hingga bekerja)
Selamat beraktifitas dan teruslah memotivasi diri.. *ganbatte kudasai*
http://edukasi.kompasiana.com/2011/03/18/ganbatte-kudasai/
Hari ini hari ke 2 saya nulis di Blog.. cerita tetep berlanjut.. marii simak yah..
Masa SMA (saya memilih SMEA) hhmm.. semua sahabat saya masuk SMEA, hehehe.. ikut2an lebih tepatnya.. kl ditanya kenapa saya memilih SMA sedangkan NEM saya cukup besar dan memungkinkan untuk diterima di SMA *negeri* selalu saja jawabannya : "saya ingin cepet kerja"... lanjuttt..
masih biasa-biasa saja..
Awal masuk SMA saya -alhamdullilah- diterima di SMEA *negeri* jurusan Tata Buku kl sekarang Akuntansi.Saya mulai mengikuti kegiatan belajar dengan sungguh-sungguh.. ternyataa..
saya kesulitan dalam mengikuti pelajaran Akuntansi Keuangan dan alhasil pada semester ke2 tahun pertama (saya dramatisir...) saya diberikan ultimatum untuk pindah jurusan di Pemasaran kl sekarang Manajemen.
Hadooohhh.. bagai tersengat *ubur-ubur* saya rasakan -efek menonton spongebob squarepants,hehehe-
mendengar titah Wali Kelas yang sekaligus Guru Pengantar Akuntansi.
saya beserta ke 9 teman yang terancam turun -dahulu ada semacam klausal kl jurusan Tata Buku lebih elit dibanding Pemasaran- dan dari semuanya pasrah kecuali saya..
Ayah saya berusaha memompa semangat saya yang ingin ikut les, dengan dukungan financialnya masuklah saya di sebuah Tempat Kursus.. 3 bulan saya belajar -alhamdullilah- nilai saya melonjak drastis dan tidak jadi turun (mengistilahkan dengan kata-kata pada saat itu)
Pelajaran yang saya rasakan pada saat ini :
- ternyata up and down dalam kehidupan sering terjadi, nikmatin aja prosesnya.. (dengan nilai NEM tinggi, saya kesulitan memahami akuntansi, walo akhirnya nilai saja meningkat kembali)
- Selalu miliki motivasi diri sehingga kejadian down akan terlewati dengan baik dan on the track..(saya konsis dengan jurusan Akuntansi dari SMA, kuliah hingga bekerja)
Selamat beraktifitas dan teruslah memotivasi diri.. *ganbatte kudasai*
http://edukasi.kompasiana.com/2011/03/18/ganbatte-kudasai/
Rindu..
Sayang..
sekedar
mengingatmu membuatku rindu
masihkah kamu mau menggenggam tanganku atau sekedar menatap mataku?
Sayang, saatku rapuh aku ingin km menemaniku
apakah kamu tak keberatan menyisihkan sedikit waktumu
untukku?
Sayang, saat bbku bergetar taukah kau aku berharap kau
yg mengirimiku bbm
sudikah kamu menanyakan kabar atau kegiatan apa yg aku
lakukan hari ini?
Sayang, aku tak pernah tau mengapa hati ini tetap terpaku padamu
dan apakah kamu merasakan hal yg sama denganku?
Senin, 17 Oktober 2011
Masa SD..
Ini cerita jadul saya waktu mengikuti Perkemahan Pramuka..
SD *Negeri* saya yang nda jauh dari rumah.. mengirim murid-muridnya tuk bersama2
mengikuti Perkemahan Jambore di sekitar Hutan Kota lingkungan Pacuan Kuda Pulomas.
Buad pembaca yang belum tau pulomas pacuan kuda disinilah tempatnya..
Ketua Gugus depan Pramuka -pastinya saya lupa- telah memberikan daftar yang harus dibawa oleh pramuka siaga.. diantaranya pakaian tidur, alat mandi, pakaian olahraga dan tentunya seragam pramuka lengkap dengan topi, dasi, priwitan (seperti alat wajib yang dimiliki tukang pakir), tongkat, lambang regu, obat-obatan pribadi, alat makan berupa piring plastik 1, gelas 1, dan sendok 1.
Untuk kelengkapan regu saya masih ingat betul dapat bagian membawa mie instan rebus yang terkenal pada masa saya (nda boleh menyebut merek kan? takut dibilang iklan,hehehe...) dan dua butir telur rebus..
ditambah membawa bawang merah 5 siung..
Alhasil jadilah saya berkemah di Hutan Kota tersebut.. kenangan itu masih membekas karena :
- Piring saya hilang (entah siapa yang tertarik dengan piring plastik yang berwarna merah itu)
- Gelas saya pecah (karena nda punya gelas plastik, ibu membekali saya dengan gelas hadiah sabun colek..)
- sendok saya bengkok karena mencungkil nasi aron di panci.. (hahahaha...)
- saya bawa 2 telur tapi saya tidak menikmatinya.. (pecah sebelum digoreng dan jatuh ditanah..hiks..) untungnya sarapan pagi telur 1nya dimasak bareng mie instan berkuah yang nikmat untuk ukuran anak SD.. :D
Sungguh kenangan itu tergores indah dimemori saya.. anak kecil berumur 9 tahun (saya masuk SD umur 6 tahun,hihihi.. ) menceritakan detil kehilangan perlengkapan jambore.. tidaklah penting apa yang hilang dari harta dunia.. tetapi kenangan dan memori tidaklah terbeli olah harta.. Saya beruntung mengikuti Jambore yang sampai sekarang masih membekas.. Sungguh indah masa Jambore SD *negeri* ku..
Ini cerita jadul saya waktu mengikuti Perkemahan Pramuka..
SD *Negeri* saya yang nda jauh dari rumah.. mengirim murid-muridnya tuk bersama2
mengikuti Perkemahan Jambore di sekitar Hutan Kota lingkungan Pacuan Kuda Pulomas.
Buad pembaca yang belum tau pulomas pacuan kuda disinilah tempatnya..
Ketua Gugus depan Pramuka -pastinya saya lupa- telah memberikan daftar yang harus dibawa oleh pramuka siaga.. diantaranya pakaian tidur, alat mandi, pakaian olahraga dan tentunya seragam pramuka lengkap dengan topi, dasi, priwitan (seperti alat wajib yang dimiliki tukang pakir), tongkat, lambang regu, obat-obatan pribadi, alat makan berupa piring plastik 1, gelas 1, dan sendok 1.
Untuk kelengkapan regu saya masih ingat betul dapat bagian membawa mie instan rebus yang terkenal pada masa saya (nda boleh menyebut merek kan? takut dibilang iklan,hehehe...) dan dua butir telur rebus..
ditambah membawa bawang merah 5 siung..
Alhasil jadilah saya berkemah di Hutan Kota tersebut.. kenangan itu masih membekas karena :
- Piring saya hilang (entah siapa yang tertarik dengan piring plastik yang berwarna merah itu)
- Gelas saya pecah (karena nda punya gelas plastik, ibu membekali saya dengan gelas hadiah sabun colek..)
- sendok saya bengkok karena mencungkil nasi aron di panci.. (hahahaha...)
- saya bawa 2 telur tapi saya tidak menikmatinya.. (pecah sebelum digoreng dan jatuh ditanah..hiks..) untungnya sarapan pagi telur 1nya dimasak bareng mie instan berkuah yang nikmat untuk ukuran anak SD.. :D
Sungguh kenangan itu tergores indah dimemori saya.. anak kecil berumur 9 tahun (saya masuk SD umur 6 tahun,hihihi.. ) menceritakan detil kehilangan perlengkapan jambore.. tidaklah penting apa yang hilang dari harta dunia.. tetapi kenangan dan memori tidaklah terbeli olah harta.. Saya beruntung mengikuti Jambore yang sampai sekarang masih membekas.. Sungguh indah masa Jambore SD *negeri* ku..
About me: Masa Kecil
About me: Masa Kecil: Hmm.. Masa Kecil? Saya terlahir sebagai anak pertama sekitar 30an tahun yang lalu :p (saya cukup malu menyebut tahun persisnya.. ^_*) K...
Masa Kecil
Hmm.. Masa Kecil?
Saya terlahir sebagai anak pertama sekitar 30an tahun yang lalu :p
(saya cukup malu menyebut tahun persisnya.. ^_*)
Kehidupan orang tua saya (pada masa saya kecil) cukup sederhana cenderung minim, mengingat hanya
bapak saya -alhamdullilah- seorang guru dan ibu yang hanya mendampingi bapak sekaligus mengurus rumah tangga dan anak-anak.
Tidak berlebihan kiranya limpahan materi dari orang tua saya.. tetapi limpahan kasih sayang yang saya rasakan dari kedua orang tua saya berlimpah.. Sepertinya masa kecil itu masih melekat dlm ingatan saya.
Terbiasa hidup dalam keserhanaan membuat kami solid sebagai keluarga. Kewajiban menuntut ilmu telah saya dilakukan dengan baik, walau tidak mendapat ranking dalam bilangan jari tangan tetapi saya cukup membekali diri dengan pengetahuan diluar sekolah.
Kemampuan saya dibidang bahasa pernah saya buktikan dengan nilai 100 dalam ujian Ebta kelas 4 SD *negeri* (waktu jaman saya namanya EBTA alias Evaluasi Belajar Tahap Akhir).
Untuk itulah saya memulai berani membuat blog saya dan menerbitkan sebagian story saya dan pengalaman hidup yang akan dishare walaupun tidak seindah penulis ataupun pengarang.. cukuplah bagi saya mewujudkan salah satu impian saya diwaktu kecil -menjadi penulis-
Keep on reading the other post..
Saya terlahir sebagai anak pertama sekitar 30an tahun yang lalu :p
(saya cukup malu menyebut tahun persisnya.. ^_*)
Kehidupan orang tua saya (pada masa saya kecil) cukup sederhana cenderung minim, mengingat hanya
bapak saya -alhamdullilah- seorang guru dan ibu yang hanya mendampingi bapak sekaligus mengurus rumah tangga dan anak-anak.
Tidak berlebihan kiranya limpahan materi dari orang tua saya.. tetapi limpahan kasih sayang yang saya rasakan dari kedua orang tua saya berlimpah.. Sepertinya masa kecil itu masih melekat dlm ingatan saya.
Terbiasa hidup dalam keserhanaan membuat kami solid sebagai keluarga. Kewajiban menuntut ilmu telah saya dilakukan dengan baik, walau tidak mendapat ranking dalam bilangan jari tangan tetapi saya cukup membekali diri dengan pengetahuan diluar sekolah.
Kemampuan saya dibidang bahasa pernah saya buktikan dengan nilai 100 dalam ujian Ebta kelas 4 SD *negeri* (waktu jaman saya namanya EBTA alias Evaluasi Belajar Tahap Akhir).
Untuk itulah saya memulai berani membuat blog saya dan menerbitkan sebagian story saya dan pengalaman hidup yang akan dishare walaupun tidak seindah penulis ataupun pengarang.. cukuplah bagi saya mewujudkan salah satu impian saya diwaktu kecil -menjadi penulis-
Keep on reading the other post..
story of me
Saya adalah wanita yang bekerja dan sebagai seorang istri yang alhamdullilah mengabdi disektor pemerintahan. Masa muda saya tergolong biasa-biasa saja.
Cerita saya bermula dari sini..
Yukk kita ikuti kisah hiduup saya..
Cerita saya bermula dari sini..
Yukk kita ikuti kisah hiduup saya..
Langganan:
Komentar (Atom)
